“It's beauty that captures your attention; personality which captures your heart.”
Saturday, August 7, 2021
Tuesday, August 3, 2021
Nak, maafkan kami orang tuamu, terutama ibu.
Maafkan ibu ya, Nak.
Maafkan kami yang belum berkesempatan menemani tumbuh kembangmu lagi. Maafkan kami yang belum bisa menemani malam panjangmu lagi. Maafkan kami yang belum dapat tidur di sebelahmu lagi.
Semua atas izin Allah, semoga Allah ridho dengan apa yang kita semua usahakan, ya.
Tumbuh sehat dan kuat, Nak.
Ibu kangen… semoga Allah beri kesempatan ibu gendong dan menyusuimu lagi, ya. Segera.
Monday, January 4, 2021
Thursday, July 23, 2020
Saturday, August 17, 2019
Cermin.
Tak ada rumah yang kau ingat di balik cermin itu, sebab tak pernah ada kau dan aku.
Wednesday, May 22, 2019
Langkah.
Kursi-kursi merah yang kupikir sebelumnya takkan meninggalkan kesan, kini jadi ujud lain yang kuingat di ruangan itu selain aku dan kamu.
Aku ingat beberapa langkah dari ujung serong kanan yang kau ambil untuk mencapaiku; langkah-langkah lebar milikmu yang tak kusangka mengarahku.
Langkah yang kau ambil 'tuk menanyakan sesuatu yang akhirnya merubah ceritaku, sama sekali.
Kamu,
yang namanya asing sebelumnya, meski kau pejabat satu badan organisasi ternama.
Pernah bercengkrama tanpa tahu nama. Yang tanpa orang lain, kita tak mungkin bersama.
Terima kasih karena telah mengambil langkah itu.
Sedikit kusesali, tapi tak mengapa, jika tidak aku tak akan pernah mengerti orang-orang yang bahagia meski terjatuh.
Paling tidak, hatinya tak lagi membatu.
Terima kasih Tuhan, jika tidak, hatinya tak mungkin tergerak.
Friday, April 12, 2019
2019
Tahun ini belum lama berjalan tapi banyak sekali yang menjadi pembelajaran. Untukku, untuk kami.
Bukan hanya aku yang didewasakan, kami, keluarga kami.
Qadarallah, semua karena kehendak-Nya, orang tua kami mendapat musibah ...atau cobaan? Atau ujian? Semoga bukan azab.
Kami yang kurang amal ibadahnya ini, kami yang masih kurang dekat dengan Allah ini, didekatkan pada-Nya.
Kami jadi lebih berbakti pada orang tua kami; aku ke orang tuaku, orang tuaku ke orang tua mereka, aku ke orang tua mereka.
Subhanallah.
Tahun ini baru saja mulai tapi begitu banyak nikmat yang kami dapat. Aku bisa menyelesaikan pendidikan -meski belum sepenuhnya- dengan alhamdulillah dimudahkan dan dilancarkan atas kuasa Allah. Ibu, seorang dosen, empat penelitiannya alhamdulillah lolos dan terpilih mendapat dana hibah. Keluarga kami, alhamdulillah masih Allah dekatkan dan insya Allah, Allah berkah dan rahmati dengan begitu banyak nikmat
...dan pembelajaran.
Wednesday, August 15, 2018
Teruntukmu, Kawanku.
Saturday, June 30, 2018
Aku Ingin Mencintai dan Melupakanmu dengan Sederhana.
di tepian daun dan tanah yang sabar menyambutnya jatuh
tapi aku ingin melupakanmu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana. seperti mata yang berkedip
menyambut pagi, dan daun jendela yang mengintip matahari
tapi aku ingin melupakanmu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana. seperti gerimis
pada jendela dan uap nafasmu menulis nama: 'kita'
tapi aku ingin melupakanmu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana. seperti waktu
yang tak pernah berhenti dan senyummu yang mengabadikannya
tapi aku ingin melupakanmu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana. seperti sebuah peluk
yang sebentar dan satu kecup yang perlahan saja
tapi aku ingin melupakanmu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana. seperti kata
'rindu' yang kuucap dan kau membalasnya dengan 'aku juga'
tapi aku ingin melupakanmu
aku ingin melupakanmu dengan sederhana. sesederhana airmata
yang mengalir. sesederhana genggam tangan yang terlepas
tapi aku ingin mencintaimu
Friday, June 29, 2018
Malam di Matamu.
bening danau yang terlalu lama menanti riak.
Malam di mataku telah menyerah; berlutut pada
kata-kata yang berjatuhan di dalam matamu
Malam di matamu mulai membeku; seakan waktu
terjebak di balik langit yang berteriak.
Malam di matamu menjatuhkan gerimis
seperti rindu yang terurai lukanya
satu demi satu.
Sunday, June 24, 2018
Segala Terlalu.
Ini terlalu larut untuk malam
terlalu larut untuk rindu yang dalam
akanmu.
Ini terlalu dini untuk hari
terlalu dini untuk lari
ke arahmu.
Ini terlalu awal untuk pagi
terlalu awal untuk pergi
kepadamu.
Jadi bolehkah aku hanya berdiam, atas seluruh keterlaluan ini?
Terlalu berat
untuk hanya berkarat,
sedangkan kau -kurasa- tak mungkin mendekat.
Sunday, June 17, 2018
Rest.
Baby show me a sign
send up a signal, that everything’s fine.
Come on slide up right here
by my side
you know that I,
I want to rest in your light.
I want to rest in your life.
Saturday, February 17, 2018
Choosing the person that you want to share your life with... is one of the most important decisions that any of us makes. Ever. Because when it's wrong, it turns your life to grey. And sometimes... sometimes you don't even notice until you wake up one morning and realize years have gone by.
We both know about that one.
Your friendship has brought glorious technicolor to my life. It's been there even in the darkest of times and I am the luckiest person alive for that gift. I hope didn't take it for granted. I think maybe did. Because sometimes you don't see that the best thing that ever happened to you is sitting there, right under your nose. And that's fine too. It really is. Because I've realized that no matter where you are, or what you're doing, or who you're with... I will always, honestly, truly, completely, love you.
Tuesday, February 6, 2018
Saturday, February 3, 2018
Sesal
Aku terlalu malas, terlalu bodoh
terlalu takut untuk melangkah mendekat. Aku tak membaca tanda, aksara, bahwa sebenarnya kau di ujung sana menunggu untuk mendekap.
Kau siap namun aku tak datang.
Satu per satu tembokmu kau runtuhkan dan aku mampu melihatnya sekarang, apa-apa yang sebenarnya ada padamu. Cantiknya pikirmu, rona senyummu, indah dan dalamnya lesung di pipimu, dan tingginya pekik tawamu.
Lalu aku terbangun, tersadar ....aku jatuh cinta.
Sahabat yang setia, penyesalan, datang.
Dia datang dan menyapa.
Aku tak punya banyak waktu mendekat, sekarang. Aku tak lagi ditunggu, kini.